Etika Mahasiswa yang Menghubungi Dosen Melalui WA

0 57

ATRA – Ketika teknologi informasi dan komunikasi semakin cepat dan canggih, terkadang urusan etika dianggap remeh dan tidak diperhatikan di jaman yang serba modern ini.

Salah satu tolak ukur kejombloan yang dapat dilihat dengan jelas di sekeliling kita adalah etika seorang mahasiswa yang mencari dosen dan berkomunikasi dengan dosennya. Semakin canggihnya teknologi, mengubah pola berkomunikasi mahasiswa dengan dosennya.

Dulu ketika belum ada aplikasi chat yang popular seperti saat ini, SMS atau Telp dirasakan penting untuk mencari dan menghubungi orang yang kita cari. Semakin berkembangnya jaman, SMS atau Telp di gantikan dengan pesan instan chat yang menjadikan banyak mahasiswa mengabaikan etika sopan santun ketika saat berkomunikasi, terutama dengan dosen.

Maka, tidak heran jika kemudian banyak dosen di universitas memberlakukan aturan khusus tentang berapa lama para jomblo, menjomblo etika mengirim chat kepada dosen, terutama kepada dosen pembimbing.

Aturan yang dibuat ini bertujuan agar mahasiswa mahasiswa menjaga etika sopan santun saat berinteraksi dengan dosen.

Dilansir dari detik.com bahkan ada beberapa dosen agar mengusulkan pemasangan banner khusus yang dipasang di area kampus berisi etika mahasiswa menghubungi dosen melalui SMS atau WhatsApp, diantaranya UI, ITB, IPB, UP dan yang paling baru UGM.

Beberapa poin tersebut diantaranya adalah,

Sponsored!

  • Memperhatikan waktu pengiriman pesan, kan tidak etis mengirim ke dosen pada jam malam, biasanya ketika keadaan darurat dosen akan memahami, kalau tidak darurat,

“Pak Dosen, mon maaf bsk sy gak msk kls pak, dikarnakan sy mau mengurus burung sy, di rmh gak ada siapa2”

Gundulmu, kamu bolos Cuma gara-gara mau merawat burungmu itu? pakai bahasa singkat-singkat pula, ini calon mahasiswa cumlaude.

  • Gunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar, kalau perlu kamu bawa dan samakan dengan kamus KBBI buat antisipasi biar kamu tahu kata-kata mana saja yang tidak boleh disingkat.
  • Dimulai dengan kata sapaan, ini buat mahasiswa jomblo jangan menyapa dosen kalian Hai, Pagi sayang. Yang ada nilaimu selama satu semester dapat E. Kata sapaan, misal Assalamualaikum, Selamat Pagi, Malam, Sore, Subuh.
  • Perkenalkan Diri, inget bosque~ dosen itu bukan phonebook yang berjalan, yang bisa menyimpan semua nama mahasiswa. Sebutkan Nama, Nim, Kelas, Angkatan berapa jika diperlukan, dan ingat jangan sebutkan status kamu saat ini, dosen bukan teman curhat.
  • Tuliskan keperluan kamu langsung To The Point, Dosen biasanya tidak suka dengan mahsiswa yang basa-basi.

“Mon maav pak, saya boleh gak bsk gak msk kls bapak?”
“Memangnya ada keperluan apa?”
“Ya pokoknya sy gak bakal msk dulu pak, sy gak bakal msk selama •1 minggu ini”

Halah, ngomong o karo tembok.

  • Ucapkan Maaf untuk menunjukkan kerendahan hati, ini bertujuan supaya bosque~ ini menghormati dan meminta maaf karena telah mengganggu waktu dosen, jangan seenak udelmu ya,

“Mlm pak, sy mau Tanya, bsk bapak ngajar gak pak pagi2? Jangan sampe telat ya pak, sy males nunggu soalnya”
“Mahasiswaku, coba dilihat sekarang pukul berapa, pukul 01.35.”
“Masa sih pak, orang dijam sy aja msk pukul 07.00 kok.”

Mampus koe, pagi-pagine langsung dihajar dosen, bijimu E kabeh.

  • Akhiri dengan ucapan terima kasih, inget ya bosque~ jangan akhiri chat dengan dosen dengan kata perpisahan “Oke pak dosen, siiiippp” Tambah yakin lah, bijimu E kabeh atau akhiri dengan ucapkan salam kembali.

Sponsored!

Aturan soal etika sopan santun saat mencari dosen dan menghubunginya melalui medsos sangatlah tepat untuk membangkitkan dan menyadarkan etika sopan santun saat berkomunikasi dengan dosen.

Aturan soal etika ini, memang sangat prinsip, tapi ya mau gimana lagi ya! Aturan yang harus diikuti jika tidak ingin bijimu E kabeh.

“pak dosen, bapak skrng lagi dimn? Kpn sallow pak, sy pengen bimbingan nih.”

Atau :

“Pak, bsk bapak free gak pak? Sy mau nanya soal bimbingan skripsi sy, soalnya ada yang gak ngerti pak, kalo bapak free tolong hubungi sy ya pak!”

Mantul betul bosque~
itu dosen apa temen genk?

 

MAHASISWA vs DOSEN

MAHASISWA KESAYANGAN DOSEN,

  • Rajin masuk kelas, tidak pernah titip absen.
  • Selalu mengerjakan tugas dengan tepat waktu.
  • Aktif di kelas dan rajin bertanya.

DOSEN KESAYANGAN MAHASISWA,

  • Jarang masuk kelas.
  • Jarang memberikan tugas.
  • Selalu memberikan nilai A pada studi mahasiswa, walaupun nilai dan absen sesungguhnya antah berantah.

Sponsored!

Leave A Reply

Your email address will not be published.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More